Ribuan GTK se-Lampung Padati Fest Kreasi GTK 2026 di Lampung Barat

Budaya Daerah Kabupaten Lampung Barat Olahraga Organisasi Pendidikan Penghargaan Provinsi Lampung Style

PESAGIRAYA, LAMPUNG BARAT – Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Fest Kreasi GTK) tahun 2026 di GOR Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit berlangsung sangat meriah sejak 31 Agustus hingga 3 September 2026.

Ribuan guru dan tenaga kependidikan dari 15 kabupaten/kota di Lampung berkumpul dengan satu tujuan, yakni memperkuat kolaborasi dan melahirkan gagasan baru untuk menjawab tantangan pendidikan.

Dari pantauan awak media, terlihat berbagai stan dari masing-masing Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Lampung yang tampil menarik dan meriah. Masing-masing stan menampilkan inovasi pembelajaran, media ajar kreatif, hingga produk karya guru dan siswa.

Pembukaan ditandai dengan penyerahan bendera tuan rumah dari Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Dengan penyerahan tersebut, Lampung Barat resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan Fest Kreasi GTK 2026.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengatakan Fest Kreasi GTK mampu membawa suasana baru bagi dunia pendidikan di daerahnya.
“Festival ini dapat menjadi wadah untuk mendorong lahirnya pola pembelajaran yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan pendidikan tidak dapat diseragamkan untuk seluruh daerah. Kondisi sosial, budaya, dan karakter masyarakat setiap wilayah harus menjadi pertimbangan dalam mengembangkan pendidikan.
“Bagaimana kita melakukan sinergi antarinstansi pendidikan di Lampung. Tidak bisa disamakan satu daerah dengan daerah yang lain, terutama dalam budaya pendidikannya. Festival ini menjadi salah satu wadah untuk kita berkolaborasi,” jelasnya.

Di lain sisi, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T., mengatakan festival tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai agenda seremonial semata.

Menurutnya, pertemuan para guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dari berbagai daerah merupakan momentum untuk memperkuat barisan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“Kami hadir bukan seremoni, tetapi untuk menguatkan barisan. Kami meyakini tugas kami bukan tugas yang mudah, karena mendidik generasi muda adalah sesuatu yang harus dipersiapkan sebaik mungkin,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, Fest Kreasi GTK telah memasuki pelaksanaan ketiga. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Kota Metro dan Kota Bandar Lampung. Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang menjadi tuan rumah.

“Pelaksanaan festival di daerah ini dapat menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai persoalan pendidikan yang masih membutuhkan perhatian di Lampung.

Kami berharap interaksi antarpeserta selama festival mampu melahirkan semangat dan gagasan baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing,” pungkasnya. (Redaksi/Kojak)

Tinggalkan Balasan