PESAGIRAYA, BANDAR LAMPUNG- Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung angkat suara menyusul mencuatnya dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Segala Mider.
Hal itu mengemuka setelah DPRD menggelar rapat dengar pendapat dan mendengarkan langsung keterangan Kepala Puskesmas Segala Mider.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan hearing tersebut digelar untuk mengklarifikasi informasi yang berkembang di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.
“Asasnya jelas, kami ingin persoalan ini terang benderang. Jangan sampai isu berkembang tanpa kejelasan dan merugikan pelayanan publik,” ujar Asroni,
Dalam rapat tersebut, Komisi IV menyoroti dua persoalan utama, yakni pengelolaan Dana BOK dan BLUD di Puskesmas Segala Mider, serta kondisi lingkungan kerja internal yang dinilai tidak harmonis.
Asroni mengungkapkan, berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas Segala Mider, dana BOK memang ditransfer sesuai nominal ke rekening masing-masing penerima.
Namun, lanjut Asroni, setelah itu dana tersebut kembali dikumpulkan oleh bendahara dengan alasan tertentu.
“Ini diakui langsung oleh kepala puskesmas. Dana ditransfer ke rekening, lalu dikumpulkan kembali. Pola seperti ini jelas tidak dibenarkan,” tegas Asroni. (*)
